Alih-alih Dokter, Cita-cita Anak Sekarang Ingin jadi Youtuber

September 2017 ~ meirida.my.id Meirida.my.id548 × 298Search by image
September 2017 ~ meirida.my.id Meirida.my.id548 × 298Search by image “menjadi youtubers,” jawab anak itu lantang ketika Presiden Jokowi menanyakan cita-citanya saat dewasa nanti, yang tentu saja disambut gelak tawa semua …

Rafi Fadila, siswa kelas VI SDN 36 Pekanbaru, Riau, dengan mantap menjawab “Youtuber!” ketika ditanya Presiden Joko Widodo mengenai cita-citanya. Kontan hadirin yang mayoritas anak-anak SD, terkekeh. Tapi jangan salah, cita-cita Rafi sejalan dengan survei yang dilakukan LinkedIn. Rafi besar di era dimana dunia IT menjanjikan penghasilan besar. Cita-cita arus utama anak-anak di masa lebih lampau untuk menjadi dokter, tentara, atau polisi, tampaknya mulai “kuno”.

Rafi menjawab pertanyaan Presiden saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2017 di Pekanbaru, Riau. “Jadi YouTuber itu kalau banyak subscriber-nya, bisa menghasilkan uang,” kata Rafi. (https://m.detik.com/news/berita/d-3570033/di-depan-jokowi-anak-sd-ini-mengaku-bercita-cita-jadi-youtuber).

Postcomended   Diduga Anti-Vaksin, Anak Artis ini Terserang Campak (1)

Di sisi lain, jaringan profesional LinkedIn merilis hasil survei tentang Pekerjaan Impian Masa Kecil. Hasil survei mengungkap jenis pekerjaan yang terkait dengan industri IT dan keuangan menjadi semakin populer di kalangan pelajar masa kini, termasuk di bidang sains dan teknik.

Head of Communications, Southeast Asia and North Asia LinkedIn, Linda Lee, dalam siaran persnya pada Sabtu, 22 Juli 2017, menyebutkan, jenis pekerjaan tersebut mampu menggeser kepopuleran dokter, polisi, tentara, dan guru, yang merupakan pekerjaan impian generasi sebelumnya.

Postcomended   Bali Aman, Pembukaan Nusa Dua Fiesta dibanjiri pengunjung

Sebanyak lebih dari 1.000 responden di Indonesia, termasuk pelajar dan profesional muda, ikut serta dalam survei ini. Atas hasil survei ini, Linda mengatakan, evolusi pekerjaan impian dari masa ke masa memperlihatkan ada perubahan ketertarikan pada keterampilan baru, contohnya pada dunia IT (teknologi informasi) dan finansial; dua bidang yang semakin dibutuhkan saat ini.

Bukan hal yang mengejutkan jika pendidikan dan kemampuan/keterampilan, memegang andil yang paling besar bagi para profesional muda saat memilih pekerjaan mereka saat ini. (https://m.tempo.co/read/news/2017/07/23/215893689/survei-linkedin-dokter-tak-lagi-jadi-pekerjaan-impian-anak-anak).

Postcomended   Langkah Percepatan Reforma Agraria

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi,  pada 12 Juni 2017, merilis data mengenai jurusan di perguruan tinggi yang paling diminati. Dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini, jurusan Manajemen dan Akuntansi menjadi program studi paling diminati.

Selain kedua program studi itu, lainnya ada Ilmu Hukum, Pendidikan Dokter, Teknik Sipil, Ilmu Komunikasi, Teknologi Informasi, Psikologi, Farmasi, dan Agribisnis. (https://m.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170613134533-282-221389/manajemen-dan-akuntansi-jurusan-paling-diminati-sbmptn-2017/).***(ra)